
Gunung Rinjani adalah gunung yang terletak di pulau lombok, Nusa
Tenggara Barat.Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi
di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta terletak pada lintang 8º25'
LS dan 116º28' BT ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia
karena keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman
Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan ini
akan diusulkan penambahannya sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat
dan timur. Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga
kabupaten: Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat.
Jalur-Jalur :
- Jalur Sembalun(Timur) :
Jalur ini menjadi pilihan utama bila tujuan pertama anda adalah
Puncak Rinjani, jalur didominasi oleh padang savana luas, pohon-pohon
cemara gunung seperti malu-malu bergerombol di tengah-tengah ilalang, dari
pintu gerbang sampai pos Padabalang anda bisa lalui antara 4-6 jam
perjalanan, diantara ilalang bisa anda temukan jejak-jejak letusan berupa
sungai-sungai dalam berisi pasir dan batu hitam, anda juga kemungkinan
akan bertemu dengan sapi-sapi yang jumlahnya dapat diperkirakan lebih
dari seribu ekor di padang ilalang ini. Melewati jalur ini terasa lebih
santai karena jarang terdapat bukit-bukit curam, bisa dibilang landai-landai
saja sampai di Padabalang. Dari Padabalang menuju Pelawangan Sembalun
(2.902 mdpl) baru akan terasa melewati pendakian sesungguhnya selama
2-3 jam perjalanan, para pendaki biasa menyebut bagian ini sebagai
"Bukit Penyiksaan" walaupun sebenarnya jika kita bisa lebih santai maka
kita bisa menikmati paduan padang savana dengan kumpulan hutan cemara
dan padang edelweis. Tiba di Pelawangan Sembalun sebaiknya menginap di
Camping Ground yang terletak di bibik kaldera bagian timur. dari sini
anda bisa melihat Gunung Agung di Bali, dari dalam tendapun anda
bisa melihat Danau Segara Anak dan Gunung Baru Jari di bawah anda.
Pelawangan Sembalun bisa diumpamakan sebagai terminal, dari sini anda
bisa memilih akan ke puncak Rinjani atau ke Danau Segara Anak. Perjalanan
ke Puncak biasanya dilakukan sekitar pukup 02.00-03.00 WITA, sebingga
ketika matahari akan terbit anda sudah tiba di Puncak dan bisa menikmati
keindahan proses lahirnya matahari pada waktu tersebut, dan lebih
dari setengah perjalanan didominasi oleh pasir-pasir lepas. Bisa berada
di puncaknya sekitar jam 09.00 WITA, setelah itu sebaiknya turun kembali
ke Pelawangan karena angin akan sangat kencang bersamaan dengan semakin
tingginya matahari. Sesampai di pelawangan Sembalun selanjutnya anda
dapat mempersiapkan diri menuju Danau Segara Anak (perjalanan 2-3 jam)
melalui jalur menyusuri tebing Kaldera Timur dan beberapa hamparan ilalang
sampai Danau Segara Anak.
- Jalur Senaru(Utara) :
Merupakan jalur pendakian yang paling ramai dilalui terutama oleh pendaki
asing, hal ini berkaitan dengan mudahnya akses ke lokasi ini dan berada
dalam satu jalur wisata dengan Pantai Senggigi. Desa Senaru sebagai pintu
masuk kawasan, melewati jalur ini anda akan dapat pula menyaksikan tempat
wisata lainnya seperti Masjid tertua di Pulau Lombok, Desa Adat Bayan, dan
Air Terjun Sendang Gile, di lokasi ini juga telah tersedia
penginapan-penginapan sederhana dan pelayanan jasa pendakian yang cukup memadai.
Jalur ini di dominasi oleh hutan hujan tropis dengan kerapatan vegetasi
yang cukup bagus, anda akan melewati beberapa bagian tergelap dari hutan.
Dan beberapa sajian khas hutan seperti kicau burung, suara canda satwa-satwa
lainnya. Perjalanan dari Jebak Gawah, sampai Pelawangan Senaru (2.641 mdpl)
akam melewati empat tempat peristirahatan, namun pendakian ini
merupakan pendakian tanpa henti selama 6-8 jam karena jalur menanjak
terus dan hanya sedikit memiliki "bonus" buat para pendaki, namun
jangan gusar dulu, karena ketika sampai di pelawangan Senaru anda
bisa menikmati pemandangan terindah pesona Rinjani Dari tempat tersebut
kita bisa melihat secara lengkap Danau Segara Anak, Puncak Rinjani dan
Gunung Baru Jari dalam satu frame. Pendakian berikutnya adalah
menyusuri jalur yang menempel di tebing-tebing kaldera menuju danau
segara anak, jalur tempuh normal antara 2 sampai 3 jam. dan di
salah satu titik anda bisa mengaso sejenak di ladang batu-batu
pipih "Batu Ceper" sembari menikmati kopi atau coklat hangat
yang anda bawa.
- Jalur Timbanuh/Torean(Selatan) :
Menentukan pendakian melalui jalur selatan merupakan perpaduan dari kedua
jalur diatas atau paduan antara hutan hujan tropis dan padang savana,
dengan jarak tempuh dari Dusun Jati dampai pelawangan Timbanuh sekitar
8-10 jam. Merupakan jalur baru yang dibuka oleh BINGR, dibanding kedua
jalur lainnya, sarana dan prasarana masih belum memadai namum kelebihan
dari jalur ini adalah ketersediaan air yang cukup banyak di sepanjang
jalur pendakian, pendakian Timbanuh saat ini hanya dibatasi sampai
Pelawangan Selatan dan Puncak Selatan Rinjani, sedangkan perjalanan ke
danau tidak direkomendasikan karena kondisi jalur yang sangat curam
dan belum ditata sehinggga tingkat bahaya sangat tinggi. Dari Pelawangan
Selatan anda bisa melihat kawah Gunung Baru Jari dengan jelas, karena
dibandingkan dengan dua Pelawangan lainnya, Pelawangan Selatan berada
paling dekat dengan Gunung Baru Jari. Pada jalur ini anda akan
melewati beberapa padang edelweis, dan anda bisa menuju puncak
selatan Rinjani, dari puncak ini anda hanya bisa melihat puncak
Rinjani dari jarak yang tidak terllau jauh namun anda tidak bisa menuju
ke sana karena dihalangiengan -+ 230 m serta taksiran isi air
sebanyak 1.375 juta m3, pembuangan air yang berlebihan terdapat di
pantai sebelah timur laut danau yaitu Kokok Puteq anda akan menemukan
kolam perendaman air panas yang biasa disebut Aik Kalak. Danau Segara
Anak dipenuhi oleh ikan-ikan jenis Karper dan Mujaer yang cukup besar,
jadi bila anda akan ke Danau, kami sarankan membawa pancing agar liburan
anda lebih mengesankan, mengenai umpannya anda bisa pesan di masyarakat
Senaru dan Sembalun. Masih di sekitar Danau anda bisa melihat beberapa
buah gua dengan sumber-sumber air belerang yang biasanya digunakan
masyarakat untuk mencuci senjata-senjata pusaka seperti keris, tombak
dan kelewang.

Rute ke Gunung Rinjani
- Bogor-Jakarta
Naik bis ke Baranang Siang. Lalu naik bis ke Pulo Gadung
- Jakarta-Mataram
Dari jakarta menuju mataram dapat ditempuh melalui perjalanan darat
maupun udara, Setiap hari ada penerbangan menuju Bandara Selaporang
(Mataram) dari Bandara Sukarno Hatta dan juga ada pemberangkatan Bus
ke Mataram melalui Terminal Pulo Gadung.
- Mataram-Sembalun
Mataram-Sembalun bisa ditempuh dalam 2-3 jam perjalanan darat, bila
menggunakan kendaraan carter anda bisa langsung menuju Sembalun,
namun jika anda menggunakan kendaraan umum dari Mataram, anda harus
turun di Aikmel untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Sembalun
dengan kendaraan umum lainnya. Jika anda menggunakan kendaraan umum
kami sarankan anda berangkat dari Mataram lebih pagi, karena kendaraan
yang melayani jalur Aikmel - Sembalun hanya sampai jam 12 siang saja.
Di Sembalun anda juga bisa memesan paket-paket perjalanan dan mencari
jasa Guide dan Porter, Informasi lebih lanjut anda bisa menghubungi
petugas Taman Nasional di pos jaga Sembalun atau Koperasi Wisata
Rinjani Information center (RIC) di pintu masuk Sembalun.
- Mataram-Senaru
Mataram-Senaru dapat dilalui dengan menggunakan kendaraan baik itu
kendaraan carteran maupun kendaraan umum dari Terminal Mandalika,
waktu tempuh sekitar dua jam dengan kondisi jalan baik (beraspal hotmix).
di Senaru anda bisa menikmati beberapa atraksi wisata dan bisa
menginap di home stay yang banyak ditemui di Desa Senaru,
di lokasi ini juga anda bisa melakukan pemesanan paket-paket
perjalanan ke Gunung Rinjani yang ditawarkan oleh beberapa Trek Organizer.
Atau bila anda ingin melakukan perjalanan sendiri sebaiknya anda memesan
jasa guide atau porter untuk memudahkan perjalanan anda, untuk informasi
lebih lanjut anda bisa menghubungi petugas Taman Nasional di Pos Jaga
Senaru atau Koperasi Wisata Rinjani Treking Center (RIC) di pintu masuk
Senaru.
- Mataram-Torean/Timbanuh
Mataram-Timbanuh bisa ditempun 2-3 jam perjalanan darat, bila
menggunakan kendaraan carter anda bisa langsung menuju Timbanuh,
desa Pengadangan, namun jika menggunakan kendaraan umum dari
Mataram anda harus turun di Masbagik untuk kemudian menggunakan
angkutan lain atau ojek menuju Timbanuh. Di Timbanuh belum ada
layanan paket perjalanan namun terlah tersedia jasa guide dan
porter yang telah terlatih.
Puncak Gunung Rinjani
aaa
- Pendakian Gunung Rinjani (puncak) merupakan salah satu
objek wisata yang menjadi andalan di kawasan Taman Nasional
Gunung Rinjani. Gunung Rinjani sebagai gunung vulkanik yang
masih aktif nomor 2 tertinggi di Indonesia. Puncak Gunung
Rinjani merupakan tujuan sebagian besar para petualang
dan pencinta alam yang mengunjungi kawasan ini karena
apabila telah berhasil mencapai puncak itu merupakan suatu
kebanggaan tersendiri. Animo komunitas pencinta alam di
seluruh nusantara bahkan dari mancanegara dalam kegiatan
pendakian cukup besar, ini terbukti dengan jumlah
pengunjung yang melakukan pendakian setiap tahunnya mengalami
peningkatan. Kegiatan pendakian secara besar-besaran
dilakukan pada bulan Juli s/d Agustus, pada bulan Agustus
(pertengahan) peserta pendakian umumnya didominasi oleh
kalangan pelajar/mahasiswa dari seluruh Indonesia yang
ingin merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di
Puncak Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak melalui
kegiatan “Tapak Rinjani” yang diadakan secara rutin setiap
tahunnya oleh salah satu kelompok pencinta alam di Pulau
Lombok yang bekerjasama dengan Balai Taman Nasional
Gunung Rinjani.
Mitos
- Gunung Rinjani menyimpan sejumlah misteri. Salah satu
misteri terbesarnya adalah Dewi Anjani. Dewi Anjani konon
adalah keturunan langsung Raja Selaparang hasil dari pernikahan
sang Raja dengan mahkluk halus yang bermukim di gunung Rinjani
ketika beliau memohon hujan untuk daerahnya karena kekeringan
panjang yang melanda kerajaan Selaparang pada masa itu. Karena
itulah sampai saat ini masyarakat suku Sasak dan Hindu Dharma
di pulau Lombok sering melakukan ritual Mulang Pekelem yaitu
ritual memohon hujan kepada Dewi Anjani dengan memberikan
sesembahan berupa lempengan emas yang berbentuk segala macam
mahkluk air dengan cara ditenggelamkan ke danau Segara Anak
Keanekaragaman hayati
- TNGR memiliki ragam flora antara lain; Jelatang
(Laportea Stimulans), Dedurenan (Aglaea Argentea), Bayur
(Pterospermum Javanicum), Beringin (Ficus Benjamina),
Jambu-jambuan (Syzygium sp) Keruing (Dipterocarpus Hasseltii),
Rerau (D. Imbricatus), Cemara Gunung (Casuarina Junghuniana),
Eidelweis (Anaphalis Javanica) dan beberapa macam anggrek
hutan endemik yaitu Perisstylus Rinjaniensis dan P.Lombokensis.
Sementara ragam fauna yang dimiliki oleh TNGR adalah antara lain:
Musang Rinjani (Paradoxurus Hemaprhoditus Rinjanicus), Rusa
(Muntiacus Muntjak Nainggolani), Lutung Budeng (Trachypithecus
Auratus Kohlbruggei), Trenggiling (Manis Javanicus), burung Cikukua
Tanduk (Philemon Buceroides Neglectus), Dawah Hutan (Ducula
Lacernulata Sasakensis), Kepodang Kuduk Hitam (Oriolus Chinensis
Broderipii) dan beberapa jenis reptilia ditambah sejumlah jenis
ikan air tawar yang hidup di danau Segara Anak, antara lain: Mujair
dan Karper.
|